Daerah Chow Kit Road di Kuala Lumpur, Malaysia terkenal sebagai Indonesia Mini. Setiap libur tiba, terutama hari Minggu, kawasan ini dipe...
Daerah Chow Kit Road di Kuala Lumpur, Malaysia terkenal sebagai Indonesia Mini. Setiap libur tiba, terutama hari Minggu, kawasan ini dipenuhi ribuan TKI yang datang dari berbagai wilayah di Malaysia. Para TKI yang berasal dari berbagai latar belakang kerjaan, seperti pembantu rumah tangga, buruh bangunan atau karyawan pabrik tersebut kerap kongkow-kongkow di kawasan ini. Ada yang berpasang-pasangan, ada juga yang rombongan. Jadi jangan heran jika mendengar orang bercakap-cakap dalam bahasa Jawa, Aceh atau Lombok di sana.
Kawasan Chow Kit memang menawarkan nuansa Indonesia. Di sejumlah pojok jalan terdapat beberapa gerai makanan asli Indonesia. Ada makanan Jawa, Melayu, atau Padang. Mau beli mi ayam, bakso, atau sate? Semua tersedia di sana. Bagi mereka yang sudah lama tidak pulang ke Indonesia, berbagai menu makanan ini tentu bisa mengobati rasa kangen akan masakan Indonesia.
Abdul Rohman, TKI asal Purwodadi, Jawa Tengah mengatakan rasa senasib di perantauan membuat mereka merasa senang bila bisa berkumpul dengan teman sedaerah. Rutinitas sehari-hari tentu disibukkan berbagai kerjaan. Karena itu waktu liburan bisa digunakan untuk saling bertemu, makan, belanja, atau curhat-curhatan. “Boleh dibilang, di perantauan ini kita nggak punya saudara. Teman dari satu daerah itulah saudara terdekat kita,” ujar Abdul Rahman yang sudah 6 tahun bekerja di Malaysia.
Selain masakan, di sejumlah toko banyak juga ditemui barang-barang dari Indonesia. Tapi yang cukup menyita perhatian tampaknya toko kaset atau VCD. Penjaga toko kerap memutar lagu Indonesia keras-keras. Mulai dari Wali Band, campur sari, sampai lagu dangdut koplo jadi hits tangga lagu di sana. Memang Indonesia banget khan? **
COMMENTS